Sunday, October 7, 2018

Chuba Keripik Singkong: Jajan Jadul

Jajan jadul, snack jadul, chuba, chuba keripik singkong, keripik singkong


Bagi anak generasi 90-an, ngomongin jajanan lawas atau jadul, saya selalu teringat akan snack keripik singkong yang satu ini. Namanya Chuba. Seingat saya juga, dulu tampilannya tidak seperti ini. Chuba jaman dulu, meksi masih menggunakan icon Penguin berwarna orange (untuk rasa keju) dan warna ungu (untuk rasa balado) pada bagian belakangnya memiliki aksen bungkus seperti ada 'jendelanya'. Kotak transparan di bagian kanan belakang bungkus. Jadi kita bisa melihat bagian dalamnya lebih dulu seberapa banyak isi di dalamnya.

Jajan jadul, snack jadul, chuba, chuba keripik singkong, keripik singkong


Dulu hobi saya adalah memilah-milah bungkus Chuba. Mana yang isinya nampak lebih banyak, maka itu yang akan saya beli 😍Setelah dewasa dan 'bertemu' kembali dengan Chuba ini, tidak ada lagi alasan saya untuk memilah-milah karena daya beli saya sudah berbeda dengan saat saya masih kecil. πŸ˜›

Sejak sekolah dasar, saya terbiasa dibawakan jajanan warung oleh Ibu. Karena Ibu paham betul, saya tidak suka jajan di warung atau kantin sekolah, maka beliau berinistiaf membawakan snack warung dari rumah agar saya tidak repot ke kantin. Seingat saya pula, selain Chuba, dulu Ibu sering membawakan saya keripik jagung yang sudah dibumbui karamel pedas manis. Snack yang ini, saya lupa apa namanya. Nanti kalau saya ke agen snack dan menemukan jajan yang saya maksud, insyaAllah kembali saya post ya. πŸ˜‚

Hari ini, saat saya ke agen snack untuk membeli camilan, saya melihat Chuba bertengger di rak. Langsung saya sambar dan bayar. Dengan harga Rp.17.000/pack isi 20 bungkus, saya menenteng pulang keripik singkong Chuba rasa keju ini. Duh, rasanya masih sama. Bedanya, Chuba yang dulu bentuk keripiknya full bulat. Kali ini bentuknya lebih bervariasi.

Jajan jadul, snack jadul, chuba, chuba keripik singkong, keripik singkong


Bagi saya, makan keripik singkong Chuba ini, seperti membawa memori saya saat saya masih duduk di bangku sekolah dasar. Kala itu, harga jualnya belum genap Rp.100,- dan sekarang, sudah dibandrol Rp.1.000/bungkus! Aw.. Bahkan di beberapa market place nasional, snack jadul Chuba ini ada yang bandrol Rp.1.500,-/bungkus lho. Xixixi..
x

Monday, September 24, 2018

Blocking Pada Rajutan

Blocking Rajutan, Blocking pada Rajutan, Crochet Blocking, How to Crochet Blocking, Cara blocking rajutan, blocking adalah, cara blocking dress bayi, belajar merajut
Proses Blocking Rajutan pada Proyek Baby Dress

Setelah fokus menekuni bidang rajutan, seiring berjalannya waktu saya juga ikut menambah diri dengan berbagai ilmu rajut yang belum terexplore. Salah satunya adalah teknik blocking. Sebetulnya saya mengenal teknik blocking sejak awal mula belajar merajut dan baru mempraktekkan teknik finishing blocking sejak sekitar tahun 2015 setelah rutin menerima pesanan rajutan berupa rajutan bayi dan syal dewasa.

Disini saya hanya akan menjelaskan apa itu teknik blocking secara sederhana sesuai dengan pengetahuan dan praktek yang sering saya lakukan karena banyak sekali pertanyaan yang masuk apabila saya memposting stories kegiatan blocking saya di instagram.

Crochet Baby Dress, Dress Rajut Bayi, Blocking Rajutan, Blocking pada Rajutan, manfaat blocking rajutan, belajar merajut, cara blocking rajutan
Contoh baby dress yang sudah di blocking. Siap pakai.


Blocking adalah sebuah teknik akhir proyek rajutan tertentu yang dilakukan sedemikian rupa agar hasilnya sesuai dengan ukuran, bentuk dan motif yang kita inginkan sebagai perajut. Tidak semua proyek rajut perlu diblocking. Beberapa proyek yang memerlukan teknik blocking antara lain:

  1. Granny Square (berlaku juga untuk bentuk lain seperti lingkaran, segitiga, pentagon, hexagon, dll) yang hasil akhirnya perlu disambung menjadi sebuah proyek lain seperti: sarung bantal, selimut, dll.
  2. Proyek Wearable. Contohnya: Dress, sweater, cardigan, syal, ponco, dsb.
  3. Doily/taplak meja, tudung saji, tirai dsb.
  4. Proyek-proyek lace pattern (gampangnya yang teknik rajutnya seperti membentuk renda)

Lalu apa saja manfaat blocking?

  1. Membentuk ukuran sesuai dengan kebutuhan sehingga proyek tidak mudah berubah bentuk meski sudah cuci pakai berulang kali.
  2. Menonjolkan sebuah motif rajutan tertentu.
  3. Memberi kesan mewah pada rajutan (ya kan kita jualan rajutan inginnya produk yang diterima konsumen sudah bersih, wangi & layak langsung pakai)
  4. Bagi saya teknik blocking adalah kesempatan untuk mengetes apakah benang yang kita pakai luntur atau tidak. Kalaupun kita menggunakan benang dengan proses pewarnaan manual yang pastinya akan menyebabkan benang menjadi luntur, kita bisa memberikan gambaran pada konsumen bagaimana cara merawatnya.

Crochet Baby Sweater, Sweater Rajut Bayi, Blocking Rajutan, Cara Blocking Rajutan, Crochet Blocking
Sweater Bayi pun di blocking agar ukurannya sesuai dengan kebutuhan dan tidak mudah berubah bentuk.


Banyak juga yang bertanya, apakah blocking menjadi sebuah hal yang wajib dikerjakan setelah selesai merajut sebuah proyek yang memerlukan teknik blocking? Bagi saya adalah tidak. Tetapi jika kita ingin hasil yang maksimal, jawabannya adalah wajib. Begini, dalam sebuah kasus, kita merajut doily atau baby dress dengan lace patttern. Sebelum diblocking, hasilnya proyek tersebut mudah sekali menggulung atau melengkung. Motifnya tidak nampak dan ukurannya belum jelas. Setelah di blocking, kalian akan merasakan sendiri perbedaannya. Dari mulai ukurannya yang jelas hingga hasi akhir baby dress yang terkesan 'jatuh' dan lebih elegan.

Lanjut ke teknik blocking. Sebetulnya, teknik blocking yang saya ketahui terdiri dari 3 jenis. Yaitu blocking kering (dengan cara di spray), blocking basah (dicuci lebih dulu) dan blocking uap menggunakan iron steam. Saya tidak akan menjelaskan semuanya dan hanya akan menjelaskan teknik blocking kering yang memang sering saya pakai. Untuk blocking kering, alat dan bahan yang perlu saya siapkan adalah:

  1. Pin Board. Saya menggunakan puzzle board dari evasponge yang tebal yang umum di jual di supermarket/toko kelontong/toko perlengkapan rumah tangga/toko khusus karpet.
  2. Jarum pentul/pin. Apapun yang penting tidak berkarat dan tidak mudah karatan.
  3. Botol spray.
  4. Softerner dan air bersih.
  5. Meteran.



Langkah memblocking:

  1. Siapkan rajutan dan pin board. Gelar rajutan di atas pin board.
  2. Pasang pin/pentul di sisi rajutan dengan cara menancapkannya satu per satu. Jangan lupa, gunakan meteran untuk memastikan ukurannya tepat. Misal yang kita blocking adalah granny square. Semestinya kita memerlukan ukuran 10x10cm. Maka bentuk granny square sesuai ukuran yang dibutuhkan dengan cara merenggangkannya kemudian tahan dengan menggunakan pin/pentul yang ada. Demikian pula jika yang ingin di blocking adalah dress bayi. Pastikan ukuran lingkar dada, lingkar lengan, panjang dress yang kita perlukan sesuai dengan kebutuhan. 
  3. Setelah pin terpasang, spray seluruh bagian rajutan hingga basah kuyup.
  4. Biarkan rajutan kering dengan cara diangin-anginkan ditempat teduh. Umumnya rajutan akan kering dalam waktu 1-2 hari tergantung pada cuaca dan suhu ruang.
  5. Setelah kering, lepas setiap pin. Rajutan siap pakai.

Teknik blocking ini sama sekali tidak membuat rajutan berbau apek meski perlu waktu hingga 2 hari untuk mengeringkannya. Rajutan sendiri memang dianjurkan untuk dicuci dan dikeringkan diatas bidang datar tanpa terkena cahaya matahari langsung. Jadi jangan takut rajutan kalian akan bau apek dll setelah di blocking ya.

Demikian sedikit tulisan singkat saya tentang teknik blocking. Semoga memberi sedikit gambaran bagi yang belum mengerti ya. Semoga manfaat πŸ™



Wednesday, September 19, 2018

Seekor Kucing Mix Dome Bernama: Bocil

Sejak pertengahan Juli 2018, saya mulai memelihara kembali seekor kucing mix domestik berbulu belang tiga (kembang telon) yang saya beri nama; Bocil.

Kucing Mix Dome, Kucing Domestik, Kucing Lucu


Bocil saat itu berusia kurang lebih 4 bulan, sudah tidak menyusu dan doyan dengan makanan kering (dry food). Ia tipikal kucing yang jarang sekali bersuara. Aktif di malam hari dan cenderung tidur sepanjang siang.

Bocil, senang sekali ada di sekitaran kamar mandi, tidur atau sekedar berleyeh-leyeh ria. Sebelumnya, saya memelihara kucing domestik belang gelap yang saya beri nama Walang. Walang berbeda jauh dengan Ocil, demikian saya memanggil namanya. Walang akan menyahut ketika saya panggil. Tapi tidak dengan Ocil. Ocil mau menengok saja sudah syukur Alhamdulillah. Ocil hanya akan mendekat saat dipanggil ketika ia merasa lapar, dry food di tempat makannya kosong dan saat pagi hari tepatnya subuh tiba.

Saya khusus memakaikannya kalung dengan lonceng besar karena ia memang pelit suara. Sulit menjawab panggilan dan entah kenapa jarang bergerak ketika siang hari tiba. Ia senang sekali berada dalam kamar mandi, tidur atau melamun. Kebetulan sekali, kamar mandi tempat tinggal kami saat ini sangat mudah kering.

Bocil, anak kucing, anak kucing lucu, kucing mix dome, kucing domestik


Ocil memiliki garis mata yang nampak seperti belek tebal di mata sebelah kirinya. πŸ˜…Ia juga senang dimandikan. Ah, ini juga yang membuatnya berbeda dengan Walang.

Kebiasaan Ocil yang menarik lainnya adalah, saat subuh tiba, ia akan mengganggu tidur kami yang masih terlelap dengan menggigit kaki, menggaruk kepala bahkan menggigit hidung. Ya, saya sudah pernah merasakan gigitannya di bagian hidung 😹

Suatu ketika, Ocil pernah hilang selama kurang lebih 3 minggu. Dan Alhamdulillah, ternyata ia masih berjodoh untuk saya rawat. Setelah ditemukan, Ocil sangat mudah diajari toilet training. Ia mulai terbiasa pup dan pee di lubang kamar mandi. Cukup membuat kami berhemat dengan tidak terus-terusan membersihkan dan membeli pasir baru kan? Hingga kini, Ocil masih ada di bawah pengasuhan saya. Rencana saya selanjutnya adalah memberi Ocil vaksin dan juga sterilisasi.

Kucing Mix Dome, kucing lucu, Kucing pintar, Bocil, Kucing domestik


Selama saya merawat Ocil, saya mulai memahami bahwa Ocil tidak cocok dengan makanan basah yang mentah (raw wet food). Suatu hari, Ocil pernah mendapatkan hadiah sebuah kotak dari Wishkas berisi makanan basah siap makan. Dan malam harinya setelah menyantap makanan tsb, Ocil muntah-muntah sampai lemas. Duh.. Tak berhenti sampai disitu, setelah menyantap jeroan ikan patin pun demikian. Saya sadar, Ocil hanya cocok dengan dry food merk Bolt (pernah dicoba merk lain, namun terpaksa dimakan, tidak bersemangat saat menyantap) selain dry food, Ocil juga hanya cocok makan nasi dengan lauk ikan pindang (ikan asap, baik tongkol maupun sejenisnya).

Doakan agar saya panjang jodoh dengan Bocil ya. 😍


Thursday, April 19, 2018

Sebuah Cerita Tentang Alat Berat Bernama Handpress

handpress hijau, handpress impor, handpress KAM, handpress made in taiwan, handpress alat pasang mata ayam, alat pasang paku centang, alat pasang keling, alat pasang eyelet

Alhamdulillah..
Sudah lama sekali rasanya keinginan untuk membeli dan memiliki alat yang satu ini muncul dan baru kali ini baru bisa terwujud. Ternyata benar, Allah akan memberi segala sesuatu yang kita butuhkan tepat pada waktunya πŸ˜‹Sekian lama ditunda-tunda, akhirnya terbeli juga. Alhamdulillah.. 😍

Jadi ceritanya, sejak tahun lalu saya coba search alat berat satu ini di beberapa marketplace ternama di Indonesia. Harganya mulai dari Rp300.000,- belum termasuk type dan ukuran matras yang diperlukan untuk memasang ragam kebutuhan crafter. Disamping harganya yang cukup mahal, ongkos kirim benda berat yang satu ini-pun tidak bisa dibilang murah. Mengingat berat benda ini saja sudah 5kg. Bisa kalian kalkulasikan sendiri dong berapa ongkos kirim yang harus ditanggung untuk pembelian benda ini?

Sebelum saya meyakinkan diri membeli handpress ini, terlebih dahulu saya sudah mencari tau beberapa informasi melalui search engine dan beberapa group craft di Facebook. Pada dasarnya, mesin handpress ini terdiri dari 2 jenis, lokal dan impor. Handpress lokal berwarna hitam dan body-nya jauh lebih kecil juga ringan dibanding handpress impor yang berwarna hijau. Dari beberapa keterangan yang saya dapat dari kawan-kawan crafter lain pula, matras handpress lokal jarang sekali yang bisa dipasangkan pada handpress impor. Sedangkan kebanyakan toko bahan dan alat craft lebih sering menjual matras untuk dipasangkan pada handpress impor. Hal ini disebabkan oleh jarak bidang tekan antara handpress lokal dan impor berbeda. Handpress impor memiliki jarak bidang tekan yang lebih tinggi dibanding handpress lokal hitam.

Agar nantinya saya tidak repot ketika akan berbelanja matras dan tidak terpatok hanya pada satu toko saja, saya memilih membeli handpress impor yang berwarna (cat) hijau (ada list merah bagian tengah gagang) made in Taiwan dengan merk KAM. Perlu diketahui, ada juga handpress made in China berwarna hijau tanpa list merah bagian gagang (polos) namun tanpa merk. Jadi, telitilah sebelum membeli ya. Soal harga, handpress impor dari Taiwan dan China juga memiliki selisih harga yang cukup besar. Umumnya harga handpress impor China dan handpress lokal hitam harganya hampir sama.

Fungsi handpress sebagai alat pasang mata ayam (eyelet) dan paku centang (rivet/keling) berbeda dengan handpress alat cetak kancing bungkus ya teman-teman. Beberapa teman crafter ada yang belum bisa membedakannya. Perbedaannya, ada pada bagian tuas. Jika handpress kancing tuasnya diputar, maka handpress mata ayam ini ditekan ke bawah.

REVIEW
Setelah beberapa kali menggunakan handpress KAM ini untuk memasang mata ayam dan kancing rivet, perbedaan jelas sekali terasa. Jika sebelumnya saya menggunakan alat gethok khusus, dengan menggunakan handpress, saya lebih hemat tenaga dan minim suara. Hasilnya pun jauh lebih rapih dan lebih kuat dibanding menggunakan alat gethok manual.

Berikut adalah produk rajut yang paku centang dan mata ayamnya dipasang menggunakan handpress:
Krisan Chevron Drawstring Slingbag, tas rajut chevron, tas rajut serut, drawstring bag, cara pasang mata ayam, cara pasang paku centang, handpress hijau, tas rajut
Contoh pemasangan mata ayam dan paku centang menggunakan handpress

TIPS
Untuk kalian para crafter yang ingin membeli prouduk serupa, saya memiliki beberapa tips yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.

  1. Jika ingin membeli produk ini secara offline, carilah informasi selengkap mungkin mengenai bakal produk yang ingin kalian beli sehingga saat nanti sampai di toko, kalian sudah memiliki gambaran produk, harga jual dan beberapa perbedaan deskripsi produk. Kenapa? karena beberapa toko offline mungkin akan memiliki perbedaan cara penyampaian deskripsi produk yang mereka jual. Agar tidak rancu dengan deskripsi yang diberikan pedagang (bagaimanapun, pedagang tentu ingin barang dagangannya laku, hehe).
  2. Jika ingin membeli produk ini secara online, carilah toko online yang terpercaya. Lebih bagus lagi jika kalian sudah berlangganan. Jika belum, kalian bisa memilih beberapa marketplace nasional seperti tokopedia, shopee, bukalapak, dll yang insyaAllah bisa menjamin transaksi kalian dengan aman. Sebelum transaksi, galilah informasi sebanyak-banyaknya melalui fitur chat apa-apa yang ingin kalian tanyakan mengenai produk.
  3. Jika belanja secara online juga, pilihlah layanan jasa kirim yang terjangkau dan terpercaya mengingat benda ini cukup berat jika harus dikirim menggunakan jasa expedisi. Kemarin, karena tokonya masih berada di sekitaran jabodetabek, saya memilih menggunakan jasa kirim ojek online untuk menghemat biaya ongkos kirim. Untuk kalian yang berada di luar kota, pilihlah jasa expedisi yang paling kalian yakini bisa mengantarkan pesanan tanpa biaya tambahan.
  4. Handpress ini tidak dijual bersama dengan matrasnya ya. Jadi kalian harus membeli matras sesuai kebutuhan kalian. Misal yang saya sebut di atas, saya hanya membeli matras untuk paku centang 10mm dan mata ayam 8mm. Kalian bisa menambah koleksi jenis dan ukuran matras kalian seiring berjalannya waktu mengingat harga matras yang tidak bisa dibilang murah.
Sebagai info tambahan, saya membeli handpress ini di tokopedia dengan harga Rp299.000 pada awal April 2018. (saat ini kemungkinan sudah berubah harga, hehe)

Sekian cerita saya kali ini tentang handpress. Semoga bermanfaat ya untuk kalian yang mungkin sedang galau ingin membeli handpress yang mana atau bagi kalian yang sedang mencari tau apa saja fungsi handpress ini.

Salam,

Friday, October 27, 2017

Pengalaman: Pengajuan Penerbitan Kutipan Akta Kelahiran II

Sudah sejak lama, saya berniat mengajukan penerbitan Kutipan Akta Kelahiran II karena Kutipan Akta Kelahiran I saya yang terbit tahun 1995 terdapat kesalahan dalam pengetikan salah satu huruf pada nama saya.

Karena satu dan lain hal yang menyebabkan saya membutuhkan kesempurnaan dalam pencatatan dokumen kependudukan, jadilah saya bergerak untuk memperbaiki beberapa dokumen lain yang saling berkaitan antara lain Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran. Untuk menghindari kesalahan lain, saya memilih untuk proses sendiri ke kantor dinas terkait yakni dinas kependudukan dan catatan sipil.

Untuk nama, karena di awal akta I saya sudah salah ketik, untuk akta II saya ingin mengikuti nama yang tercantum di Ijazah sejak sekolah dasar hingga tingkat SLTA. Alhamdulillah, prosesnya cepat dan mudah.

Saya tinggal di wilayah Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal, untuk itu proses penerbitan Akta Kelahiran II langsung saya tujukan kepada Disdukcapil Kab.Tegal beralamat JL.Ir.H.Juanda Slawi. Kalau kalian datang dari arah Timur, setelah lampu merah patung obor ke utara. Kantornya ada di sisi barat jalan.


Untuk penerbitan akta II, pastikan seluruh dokumen yang diperlukan sudah sinkron ya. Maksudnya apa dan gimana? Maksudnya, karena saya mau mengurus Akta Kelahiran II artinya saya memerlukan FC KTP orangtua, FC Buku Nikah Orangtua & FC Kartu Keluarga yang dimana sangat penting kesamaan ketiga dokumen di atas untuk diterapkan pada Akta Kelahiran saya. Lalu bagaimana jika salah satu dokumennya tidak sinkron? Misal nama Ibu atau Bapak tidak sama dalam salah satu dokumen? Jawabannya; ya di edit database-nya sesuai buku nikah orang tua. Kalau nama kalian yang bermasalah, pakailah nama yang tertulis di ijazah terakhir kalian. Kemana proses editnya? Bisa langsung ke kantor kecamatan tempat tinggal kalian untuk kemudian cetak ulang berkas yang diperlukan.


Akta kelahiran, akta anak, syarat pembuatan akta, syarat membuat akta, akta salah nama, akta kelahiran hilang, bikin akta lahir baru, akta kelahiran kedua


Berikut adalah persyaratan kutipan II (dua) akta kelahiran sesuai proses yang sudah saya lalui:
1.FC. Kartu Keluarga
2.FC. e-KTP Orangtua Kandung
3.FC. e-KTP Pelapor (saya sendiri karena sudah berusia 17+)
4.FC. Buku Nikah Orangtua Kandung
5.FC. Ijazah atau Raport
6.Surat Kelahiran Asli dari Desa
7.Mengisi formulir Kutipan AKta Kelahiran II (disediakan petugas)
8.Akta Kelahiran Asli (apabila Akta Kelahiran salah, cacat atau rusak)
9.Surat Kehilangan dari Kepolisian (Apabila kutipan Akta Hilang).

Untuk proses normalnya adalah kurang lebih satu minggu sejak berkas atau dokumen lengkap diterima oleh petugas. Saya memulai proses ini sejak 18 Oktober 2017 dengan proses konsultasi lebih dulu di kantor catatan sipil. Dihari berikutnya, saya perlu membenarkan database nama ibu kandung pada Kartu Keluarga yang tersimpan di disdukcapil karena nama yang tercetak tidak sama dengan nama Ibu kandung yang tertulis dalam buku nikah. Proses ini berlanjut ke kantor kecamatan untuk cetak ulang kartu keluarga yang baru. Berikutnya, setelah semua dokumen lengkap dan diterima, saya tinggal menunggu proses penerbitan Kutipan AKta Kelahiran II yang baru selama satu minggu. Kita akan dapat tanda terima yang perlu dibawa saat pengambilan Akta II. Alhamdulillah, 27 Oktober 2017 saya sudah mendapat Kutipan Akta Kelahiran II saya yang sesuai dengan nama Ijazah, KK dan KTP.

Saya, maju dan memproses sendiri semua dokumen yang diperlukan tanpa bantuan calo. Sejauh proses yang saya lalui, saya hanya perlu membayar uang kas daerah Rp.10.000 di kantor kecamatan saat pencetakan KK baru. Selebihnya, di kantor catatan sipil, saya tidak mengeluarkan uang serupiahpun untuk biaya administrasi maupun pungutan liar lainnya.

Tips jika kalian juga mau maju  & proses dokumen sendiri:
1.Datanglah sepagi mungkin ke kantor disdukcapil di hari & jam kerja dengan berpakaian sopan.
2.Jika kalian membawa kendaraan pribadi roda 2, masuk & parkirkan motor kalian di halaman kantor supaya kalian bebas dari biaya parkir.
3.Supaya kalian gak bolak balik, siapkan dokumen asli maupun fotocopy berkas yang diperlukan, stopmap & materai 6000 jika perlu.
4.Untuk menghindari calo yang menuntut imbalan, jika kalian bingung, tanyalah ke petugas kantor dengan ramah, santun dan tegas tentang maksud dan tujuan kalian datang ke disdukcapil, insyaAllah petugas akan melayani dengan senang hati dan kalian gak akan dibuat seperti bola pingpong yang dioper sana-sini. Jawablah setiap pertanyaan yang mereka ajukan dengan lugas & singkat supaya kalian mudah dilayani.
5.Jangan malas ikuti proses.

Kutipan Akta Kelahiran, Syarat pembuatan akta, akta anak, disdukcapil tegal, cara membuat akta lahir,
Saya pernah ditawarkan oleh salah satu petugas keamanan di kantor disdukcapil untuk dibantu proses penerbitan akta kelahiran II dengan biaya Rp.100.000,- hehe waktu itu sama sekali gak tergiur karena pak Bupati pernah kampanye gratis biaya administrasi penerbitan akta. Dan ternyata memang lebih mudah maju dan proses sendiri.

Demikian sepenggal kisah saya memproses dokumen pribadi sendiri. Alhamdulilah lancar jaya meski harus rela mengorbankan waktu mengurus dokumen kesana kemari. Ingat ya, kalian perlu datang pagi, semakin pagi, semakian cepat dilayani. Jangan lupa juga untuk selalu berlaku sopan supaya petugas jadi segan. :P

Salam,
Perajut muda, rajutmerajut, belajar merajur, perajutmuda bercerita